Tampilkan postingan dengan label 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2018. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

Inspirational Movie - DOOR TO DOOR (2002)




Judul Film  : Door to Door
Sutradara : Steven Schachter
Pemeran : William H. Macy, Kyra Sedgwick, Kathy Baker
Durasi  : 90 menit

Kesuksesan datang pada orang yang mau berjuang dan berusaha. Banyak orang bisa mengatakannya, tetapi berapa banyakkah yang bisa melakukannya? Apalagi ketika masalah sulit datang. Ditambahkan lagi kekurangan kemampuan, menjadi alasan banyak orang untuk mundur dan malas berusaha.

Film Door to Door merupakan sebuah film inspirasional yang sangat menggugah hati. Diadaptasi dari kisah nyata, film ini mengisahkan seorang pria sederhana yang dengan penuh kekurangannya berjuang keras untuk menjadi sukses. Meski pada akhirnya kesuksesan itu tidak datang juga, dia tidak pernah menyerah. Semangat hidupnya inilah yang kemudian menjadi inspirasi banyak orang untuk terus berjuang, meski memiliki kekurangan.

Bill Porter (diperani dengan sangat baik oleh William H. Macy) adalah seorang pria sederhana yang tinggal di Portland. Pada tahun 1950, Bill bekerja di Watkins Incorporated sebagai Seorang Salesman. Saat bekerja, Bill menderita penyakit Bill Palsy (sistem syaraf wajahnya terjepit, membuat salah satu bagian wajahnya tertarik, seperti penderita stroke). Ironisnya, perusahaan tempat Bill bekerja adalah perusahaan yang penjual produk kesehatan. Bill menjalani pekerjaannya dengan cara yang luar biasa : setiap hari hari dia berjalan sejauh 10 kilometer, dan mengetuk pintu-ke-pintu untuk menawarkan produknya.

Mungkin di era masa kini, cara Bill terasa aneh. Tetapi harus Anda ingat, bahwa di zaman ketika internet belum ada dan masih sedikit orang yang punya telepon, cara paling efektif menjajakan produk adalah dengan mengetuk pintu.

Bill menjalani tugasnya dengan tekun selama bertahun-tahun. Meski didera penyakit yang menyulitkan dirinya berkomunikasi, namun Bill tidak pantang menyerah dan tidak sedikit pun mengeluh, apalagi meminta belas-kasihan perusahaannya. Alhasil dia menjadi salah seorang Salesman Terbaik di Watkins Inc.dengan meraih penjualan sebesar US$ 42,460 dan membuatnya diangkat menjadi Konsultan Pemasaran.

Berkat kegigihannya pula, Bill meraih penghargaan dari National Community sebagai orang yang telah berjuang untuk penderita cacat komunikasi.

The Real Bill Porter
Film ini memperlihatkan kerja keras dan usaha tanpa kenal lelah dari seorang Bill. Meski memiliki kekurangan secara fisik, namun dia tidak patah semangat dan terus berjuang. Meski menerima penolakan dari setiap pintu yang dia ketuk, tetapi pasti ada penerimaan dari setiap pintu yang terbuka.


Unbroken : Path to Redemption (2018)


Judul Film : Unbroken - Path to Redemption
Sutradara : Harold Cronk
Pemeran  : Samuel Hunt, Merritt Patterson, Vincenzo Amato, Vanessa Bell Calloway
Tanggal tayang : 14 September 2018

Pada tahun 2014 silam, film Unbroken menjadi salah satu film sekuler - sekaligus film Kristiani - yang meraih kesuksesan luar biasa. Uniknya, meski berlatar belakang cerita Kristiani, namun para pendukung film ini bukan orang dari latar belakang gereja. Angelina Jolie dipercaya menjadi Sutradara, dan skenario ditulis oleh Coen Bersaudara, Richard LaGravenese, dan William Nicholson. Sedangkan pemerannya adalah Jack O'Connell, Domhnall Gleeson, Liyavi, Garrett Hedlund, dan Finn Witlock.

Film ini dianggap istimewa oleh banyak penonton karena merupakan film pertama yang disutradarai oleh Angelina Jolie. Jolie sendiri - meski lahir dan dibesarkan dalam keluarga Katolik - bukanlah seorang yang taat dalam hal agama. Karena itu, film Unbroken menjadi sangat menarik karena justru disutradarai oleh orang yang bukan dari kalangan rohaniawan, dan sukses. 

Film yang diadaptasi dari novel non-fiksi karya Laura Hillenbrand (Unbroken : A World War II Story of Survival, Resilience, and Redemption) ini mengisahkan tentang Louis Zamperini, atlet lari Olimpiade Amerika Serikat yang menjadi tahanan perang tentara Jepang di masa Perang Dunia II. Pasca perang, Zamperini - lewat arahan Pastor Billy Graham - kemudian menjadi Evangelis Kristen yang befokus pada pengajaran tentang Pengampunan.

Tahun ini, sekuel Unbroken dirilis dengan judul Unbroken : Path to Redemption. Berbeda dengan seri sebelumnya, maka sekuel ini dibuat oleh para sineas film Kristen. Sutradara dipercayakan pada Harold Cronk, sutradara spesialis film Kristen yang banyak merilis film-film Kristen box-office seperti God's Not Dead (2014), dan God Bless the Broken Road (2017).

Sedangkan pemeran film ini adalah Samuel Hunt, Meritt Patterson, Vincenzo Amato, Vanessa Bell Calloway, dan Bobby Campo. Tidak ada pemeran dari seri petama yang bermain di sekuel ini.

Alur film ini melanjutkan kisah dari seri pertama Unbroken, di mana dikisahkan Louis Zamperini  (Samuel Hunt) telah kembali dari perang dan tersiksa dengan mimpi buruk pasca perang. Dia kemudian jatuh hati dan menikah dengan Cynthia Applewhite (Meritt Patterson). Namun dalam pernikahan tersebut, mereka mengalami hambatan, terutama karena trauma perang yang dialami Louis.

Beruntung mereka kemudian berjumpa dengan Billy Graham (Will Graham - cucu Billy Graham di dunia nyata), yang kemudian meneguhkan pernikahan mereka kembali, dan membuat Louis menjadi Kristen yang lahir baru. Sejak itu, Louis mulai menjalankan pelayanannya menjadi Penginjil yang mengajarkan tentang Pengampunan.

Meski film ini dikritik karena "terlalu datar" dan sangat "standar", namun dari film ini kita dapat belajar tentang pelepasan pengampunan. Bagaimana Louis berjuang keras melepaskan pengampunan pada orang-orang yang telah menyiksanya agar bisa menjadi manusia baru kembali. Tanpa mampu memberikan pengampunan, dia selamanya akan terikat pada masa lalu dan tidak mungkin bisa melanjutkan hidupnya yang baru.

Film ini juga menarik karena banyak menampilkan sosok Billy Graham, yang diperani dengan sangat baik oleh cucunya sendiri, Will Graham. Hampir semua ajaran Billy Graham dibawakan dengan sangat baik oleh Will Graham.

Sebagai film rohani keluarga, film Unbroken : Path to Redemption menawarkan sebuah tontonan yang menghibur sekaligus menguatkan iman.  Karena dikhususkan pada pengajaran Injil dan Kebenaran Firman Tuhan, film ini jadi terlalu mirip "film kotbah" berdurasi sangat panjang (98 menit) sehingga mungkin sedikit membosankan, jika dibandingkan dengan seri sebelumya.

Jumat, 31 Agustus 2018

The Apparation (2018)


Sudah cukup lama tidak ada film bertema Kristiani berkualitas yang beredar di pasaran. Jadi cukup wajar jika saya sudah lama tidak memberikan rekomendasi film rohani apapun di blog ini. Tapi baru-baru ini saya menemukan film thriller-misteri bertema Ajaran Kristiani yang sangat menarik. Judulnya The Apparition (judul Perancis : L'Apparation).

Film ini merupakan film produksi Perancis yang sudah ditayangkan tanggal 3 Agustus 2018 silam. Disutradarai Xavier Gianolli, dengan diperani Vincent Lindon, Galatea Bellugi, dan Patrick d'Assumcao, film ini mengadaptasi sebuah kejadian fenomenal yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

Jacques (Lindon), seorang jurnalis terkemuka Perancis sekaligus investigator mendapat permintaan dari Uskup Vatikan untuk menyidiki seorang gadis remaja bernama Anna (Galatea Bellugi), yang mengaku melihat penampakan Bunda Maria. Dengan sangat gamblang, Anna mampu menggambarkan bagaimana perjumpaan spiritualnya dengan sosok Bunda Maria.

Pasca perjumpaannya dengan Bunda Maria, hidup Anna berubah. Banyak orang yang percaya, jika mereka bisa dekat dengan Anna, maka hidup mereka akan terberkati dan mendapatkan banyak mujizat, termasuk kesembuhan penyakit, perubahan nasib, dan lain-lain. Dalam waktu singkat, kabar tentang "mujizat" yang dibuat Anna menyebar ke seluruh dunia, dan banyak orang menjadi pengikut fanatiknya.

Gereja Vatikan kuatir kalau Anna melakukan penipuan demi mendapatkan keuntungan pribadi. Karena itulah, mereka meminta Jacques untuk menyidiki latar-belakang Anna. Jacques menemukan kalau Anna adalah anak yatim piatu yang pernah mengalami kejadian traumatik di masa kecil. Penemuan itu menimbulkan keraguan pada Jacques tentang kebenaran perjumpaan Anna dengan Bunda Maria. Dia pun semakin dalam menyidiki siapa Anna sebenarnya.

Namun semakin dalam mencari kebenaran, Jacques menemukan semakin banyak fakta mencengangkan tentang diri Anna. Jacques yang awalnya seorang skeptis, mulai goyah dan mengakui kalau ada sesuatu yang "berbeda" dalam diri Anna. Tetapi ketika imannya telah terbentuk, Jacques dibenturkan pada fakta kalau Vatikan tidak mengakui mujizat dan tidak percaya dengan fenomena penampakan Bunda Maria tersebut.

Benarkah Bunda Maria hadir di hadapan Anna? Apa pesan yang ingin disampaikan-Nya pada manusia? Mampukah Anna menuntaskan misi yang diberikan Bunda Maria padanya, dan apakah Jacques mampu menjadi pelindung Anna sekaligus membantunya menuntaskan misi tersebut?

Secara umum, film ini sebenarnya lebih menampilkan perjalanan iman sosok Jacques, yang berawal sebagai orang yang tidak percaya dengan mujizat Tuhan, lalu perlahan mempercayainya setelah mengalami serangkaian mujizat yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. Apa yang dialami Jacques justru berbanding terbalik dengan orang-orang yang mengaku percaya dengan Kristus dan mujizat-Nya, namun tidak bisa menerima saat dihadapkan pada mujizat itu sendiri.

Film ini sedikit-banyak memberikan gambaran tentang betapa rapuhnya iman manusia sebenarnya. Di satu sisi mereka meyakini Kristus, tetapi di sisi lain mereka tidak percaya dengan mujizat yang dibuat-Nya. Sebuah hal yang kontras, yang kadang membuat kita sering mempertanyakan, seberapa dekatkah kita dengan Allah sebenarnya?



DO YOU KNOW? 
Film ini terinspirasi kisah Santa Bernadette dari Lourdes yang hidup di tahun 1850an. Di masa itu, seorang gadis muda 14 tahun bernama Bernadette mengaku berjumpa Bunda Maria sebanyak 18 kali. Perjumpaan gadis kelahiran kota Lourder, Perancis tersebut membuat banyak penasaran dan mengunjungi kota kecil tersebut. Berdasarkan cerita dari mulut ke mulut, banyak orang percaya kalau Bernadette dapat membuat banyak mujizat. Berkat kabar itu, Lourdes menjadi sangat terkenal dan menjadi objek perjalanan ibadah suci pengikut Agama Katolik.

Hingga hari ini, setelah berabad-abad meninggalnya Bernadette - yang kini diangkat menjadi Orang Suci dengan Gelar Santa Bernadette dari Lourdes - banyak orang yang percaya kalau Santa Bernadette masih tetap memberkati Kota Lourdes sebagai Kota Suci yang dapat mengabulkan doa banyak orang.